Bek tengah andalan Lisandro Martinez mengungkapkan kekagumannya terhadap era Sir Alex Ferguson di Manchester United. Bagi Martinez, periode kepemimpinan Ferguson bukan sekadar sejarah, melainkan sumber inspirasi besar untuk menorehkan prestasi di masa kini.

Sir Alex Ferguson dikenal sebagai salah satu manajer terbaik sepanjang masa. Selama lebih dari dua dekade, ia mempersembahkan 13 gelar Premier League dan berbagai trofi bergengsi lainnya. Puncaknya terjadi pada musim 1998/1999 ketika United meraih treble winners, yakni Liga Inggris, Piala FA, dan Liga Champions, serta kembali mengangkat trofi Liga Champions pada 2007/2008.
Martinez mengaku mengikuti hampir seluruh pertandingan United di era Ferguson. Pengalaman itu meninggalkan kesan mendalam dan memotivasi dirinya untuk meniru mentalitas juara yang ditunjukkan tim-tim legendaris tersebut. “Klub ini benar-benar sangat spesial. Saya menonton semua pertandingan di era Sir Alex Ferguson dan wow, itu seperti sejarah,” ujarnya kepada TNT Sports.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Misi Mengembalikan Dominasi
Sejak Ferguson pensiun pada 2013, Manchester United belum lagi merasakan gelar Premier League. Meski sesekali meraih trofi domestik dan Eropa, dominasi mereka di kompetisi utama Inggris memudar. Dalam lebih dari satu dekade terakhir, Setan Merah mengalami masa transisi yang menantang.
Kehadiran kepemilikan baru di bawah Sir Jim Ratcliffe melalui Ineos diharapkan membawa stabilitas dan arah baru bagi klub. Ambisi untuk kembali bersaing dengan rival seperti Liverpool dan Manchester City menjadi target jangka panjang yang realistis dan diperlukan strategi matang.
Martinez menegaskan bahwa dirinya ingin menjadi bagian dari kebangkitan tersebut. “Sepak bola juga soal itu: menaruh nama Anda di buku sejarah. Saya berharap segera kami berada di momen yang sama karena saya ingin meraih hal-hal besar di sini,” ujarnya. Ia percaya mentalitas juara dan konsistensi adalah fondasi yang harus dibangun kembali untuk membawa United ke puncak.
Baca Juga: Tekanan Mental Jadi Alasan Arsenal Terpeleset Lawan Wolves
Posisi Saat Ini dan Tantangan ke Depan

Saat ini, Manchester United berada di posisi keempat klasemen sementara Premier League. Mereka dijadwalkan bertandang ke markas Everton di Goodison Park pada 23 Februari. Bagi Martinez, setiap pertandingan adalah kesempatan untuk mendekatkan tim ke tujuan besar.
Martinez menekankan bahwa setiap langkah di lapangan harus mencerminkan ambisi jangka panjang klub. Ia percaya kombinasi pengalaman, bakat muda, dan strategi yang tepat akan menjadi kunci untuk mengembalikan kejayaan United seperti di era Ferguson.
Bek asal Argentina ini memahami tantangan yang ada. Persaingan sengit di Premier League, tekanan media, dan ekspektasi tinggi penggemar Old Trafford membuat tugasnya tidak mudah. Namun semangat dan fokus Martinez tetap tinggi untuk membawa tim menapak kembali ke puncak.
Ambisi Menulis Sejarah Baru
Martinez menegaskan bahwa dirinya tidak hanya berbicara soal nostalgia, tetapi juga tentang membangun sejarah baru bagi Manchester United. Semangat era Ferguson menjadi inspirasi, namun ia ingin menciptakan identitas baru yang modern dan kompetitif.
Menurut Martinez, kesuksesan jangka panjang membutuhkan mentalitas juara, konsistensi, dan kerja sama tim. Ia bertekad menghidupkan kembali atmosfer kemenangan di Old Trafford sehingga penggemar dapat merasakan kebanggaan seperti dulu.
Dengan dedikasi dan motivasi tinggi, Martinez siap menjadi bagian dari proyek kebangkitan United. Ia berharap dalam beberapa musim ke depan, nama Manchester United kembali menjadi kekuatan utama sepak bola Inggris, menggabungkan kejayaan masa lalu dengan prestasi baru yang membanggakan. Simak terus pembahasan sepak bola terupdate lainnya hanya di goalflight.com.
