Casemiro kembali membuktikan dirinya belum habis di level tertinggi sepak bola Eropa. Setelah sempat tampil menurun bersama Manchester United pada musim lalu, gelandang asal Brasil itu kini berhasil bangkit dan kembali menjadi sosok penting di lini tengah tim. Penampilannya yang stabil membuat banyak pihak mulai mengubah pandangan terhadapnya.
Sebelumnya, Casemiro memang sempat menerima banyak kritik tajam. Salah satu yang paling menyita perhatian datang dari mantan bek Liverpool, Jamie Carragher. Saat itu, Carragher menilai Casemiro sudah kehilangan kualitas terbaiknya dan menyarankan sang pemain untuk meninggalkan sepak bola level elite sebelum terlambat.
Namun musim ini menjadi jawaban sempurna dari Casemiro. Pengalamannya masih sangat dibutuhkan Manchester United, terutama dalam menjaga keseimbangan permainan. Meski usianya tidak lagi muda, ia tetap mampu menunjukkan kualitas sebagai gelandang bertahan kelas dunia.
Sindiran Casemiro untuk Jamie Carragher
Casemiro akhirnya buka suara mengenai kritik yang pernah diarahkan kepadanya. Ia mengaku tidak terlalu memikirkan komentar para pundit sepak bola, termasuk Carragher. Baginya, kritik merupakan hal biasa dalam dunia sepak bola profesional.
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
Meski begitu, Casemiro sempat melontarkan sindiran halus kepada Carragher. Ia menyebut kemungkinan mantan pemain Liverpool itu masih menyimpan rasa sakit hati karena pernah dua kali kalah darinya di final Liga Champions saat Casemiro masih membela Real Madrid.
Pernyataan tersebut langsung menarik perhatian publik. Rivalitas antara Real Madrid dan Liverpool memang menyisakan banyak kenangan pahit bagi kubu The Reds. Casemiro menjadi bagian penting Real Madrid ketika mengalahkan Liverpool di final Liga Champions 2018 dan 2022.
Baca Juga:Â Investasi Besar AC Milan Rp150 Juta Euro Justru Tak Sesuai Keinginan Allegri
Carragher Akhirnya Akui Kesalahan
Melihat performa Casemiro yang kembali impresif, Jamie Carragher akhirnya mengakui bahwa dirinya salah dalam memberikan penilaian. Ia bahkan secara terbuka memuji perubahan besar yang ditunjukkan gelandang Brasil tersebut musim ini.
Carragher mengaku sempat mengira Casemiro sudah berada di akhir kariernya karena kondisi fisiknya terlihat menurun. Namun kini, ia melihat pemain Manchester United itu tampil jauh lebih bugar dan agresif dibanding musim sebelumnya.
Mantan bek Liverpool tersebut juga sempat bercanda bahwa Casemiro berhak membalas kritik yang dulu pernah ia lontarkan. Carragher menganggap kebangkitan Casemiro menjadi bukti bahwa pemain berpengalaman tetap bisa kembali ke performa terbaik jika memiliki kerja keras dan profesionalisme tinggi.
Akhir Perjalanan Casemiro di Old Trafford
Meski kembali tampil impresif, masa depan Casemiro bersama Manchester United tampaknya tetap mendekati akhir. Kontraknya dikabarkan akan habis pada akhir musim 2025/2026 dan peluang untuk bertahan semakin kecil.
Keputusan berpisah kemungkinan menjadi jalan terbaik bagi kedua pihak. Manchester United mulai fokus membangun skuad yang lebih muda, sementara Casemiro masih memiliki peluang melanjutkan karier di liga lain dengan pengalaman yang dimilikinya. Walau begitu, Casemiro tetap layak mendapatkan penghormatan atas kontribusinya.
Ia bukan hanya sukses bersama Real Madrid, tetapi juga mampu memberikan pengaruh besar di Manchester United. Kebangkitannya musim ini menjadi jawaban nyata bahwa kualitas dan mental juara tidak akan mudah hilang begitu saja. Ikuti terus perkembangan informasi sepak bola menarik yang kami suguhkan dengan akurasi dan detail penjelasan lengkap di goalflight.com.